PT Kayan Hydropower Nusantara

a Joint Venture Between
Sarawak Energy & KPP Group

a Joint Venture Between Sarawak Energy & KPP Group

Tentang Kami

PT KHN

PT Kayan Hydropower Nusantara, adalah Perusahaan PMA yang dibentuk pada bulan Januari 2018 melalui usaha patungan antara PT Kayan Patria Pratama (KPP) dengan Sarawak Energy Berhad.

PT KPP

Perusahaan swasta dengan lebih dari 40 tahun pengalaman kerja di berbagai industri di Kalimantan Timur dan Utara, Indonesia.

Sarawak Energy

Perusahaan pengembangan energi dan utilitas listrik yang terintegrasi, dengan sejarah hampir 100 tahun, yang sepenuhnya dimiliki oleh Pemerintah Negara Bagian Sarawak, Malaysia.

PT KPP

Perusahaan swasta dengan lebih dari 40 tahun pengalaman kerja di berbagai industri di Kalimantan Timur dan Utara, Indonesia.

Sarawak Energy

Perusahaan pengembangan energi dan utilitas listrik yang terintegrasi, dengan sejarah hampir 100 tahun, yang sepenuhnya dimiliki oleh Pemerintah Negara Bagian Sarawak, Malaysia.

Pengantar

PT Kayan Hydropower Nusantara (PT KHN) berencana untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Mentarang Induk di Sungai Mentarang, yang berjarak sekitar 35km dari Kota Malinau di Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara.

Potential: 1,375 MW of installed capacity, 925 MW of firm power or 8,103 GWh of firm energy

Artist Impression of Mentarang Induk Hydroelectric Plant (MIHEP)

Tentang PLTA Mentarang Induk

Lokasi Dam

35km arah hulu dari Kota Malinau (dipilih berdasarkan kondisi topografi, geologi dan geografis yang optimal, dengan ketersediaan akses yang baik dan hasil sungai yang maksimal dari Sungai Mentarang dan anak sungainya, Sungai Tubu).

Concrete Faced Rockfill Dam (CFRD)

Tipe Dam Yang Diusulkan

Concrete Faced Rockfill Dam (CFRD) yang dirancang dengan tinggi puncak bendungan ±220m dan panjang ±750m.

Studi Kelayakan (FFS)

Diselesaikan pada tahun 2018 (terdiri dari hidrologi, geologi, desain awal dan optimalisasi skema, studi kekuatan, penilaian dampak lingkungan dan sosial awal, analisis risiko, pengiriman daya dan penilaian transmisi.

1.375 MW

Kapasitas Generator Yang Terpasang

With the potential to generate approximately 9 Terawatt hours (TWh) per annum.

Masa Konstruksi

Target diselesaikan pada tahun 2029. Masa konstruksi bendungan diperkirakan akan memakan waktu sekitar 4-5 tahun untuk diselesaikan dan akan diikuti oleh penahanan atau fase pengisian reservoir untuk men- ciptakan penyimpanan air yang mencakup sekitar 22.800 hektar area pada Level Pasokan Penuh (FSL) +230 meter di atas permukaan laut (masl).

Studi ESIA-AMDAL Yang Teritegrasi

Terkait dengan selesainya Studi Kelayakan, studi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) and Environment & Social Impact Assessment (ESIA) sedang dilaksanakan untuk menilai potensi dampak lingkungan dan sosial dari proyek yang diusulkan, mengevaluasi alternatif dan merancang langkah-langkah mitigasi, manajemen dan pemantauan yang tepat untuk memastikan pembangunan berkelanjutan. Ini untuk meminimalkan dampak negatif proyek dan memaksimalkan manfaatnya, sejalan dengan Industry International Good Practices.

Note: AMDAL diatur dalam Peraturan Menteri No. 27 Tahun 2012 terkair dengan Ijin Lingkungan, Peraturan Menteri No.24 Tahun 2018 terkait dengan regarding Layaan Perizinan Usaha Terpadu secara Elektronik, dan Keputusan Menteri Lingkungan dan Kehutanan No. P.38/MENLKH/SETJEN/- KUM.1/7/2019 terkait dengan Tipe Usaha dan/atau Rencana Usaha.

Pendorong Proyek

Tujuan dari proyek PLTA yang diusulkan ialah untuk menyediakan tenaga yang terjangkau, dapat diandalkan serta berkesinambungan dari PLTA Mentarang Induk ini yang dapat menunjang Proyek Strategis Nasional (Perpres No. 56 Tahun 2018) - Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) in Tanah Kuning, Bulungan Regency.

Selain perannya dalam memacu industri hidro, energi dari Mentarang Induk memiliki potensi untuk menyediakan pasokan listrik yang bersih dan lebih terjangkau bagi masyarakat sekitar dan untuk meningkatkan keamanan pasokan listrik ke ibukota Indonesia yang baru di Kalimantan Timur.

Keamanan

PT KHN akan menerapkan semua uji tuntas yang diperlukan dalam pengembangan proyek Mentarang Induk untuk memastikan integritas dan keamanannya. Sesuai dengan praktik terbaik internasional untuk bendungan besar dan pedoman ICOLD tentang prosedur keamanan bendungan, Tinjauan Independen akan dilakukan selama konstruksi, selama penahanan dan secara berkala selama operasi.

Keberlanjutan

Kami dipandu oleh International Hydropower Associa- tion (IHA) Sustainability Assessment Protocol dan kami berkomitmen untuk menanamkan praktik berkelanjutan dalam cara kami mengembangkan dan mengoperasikan tenaga air kami untuk memastikan dampak teknis, ekonomi, lingkungan, sosial dan tata kelola, risiko dan peluang dikelola dengan benar.

Video : Introduction to MIHEP

Last updated in  April 2021

Video : Visualisation of Dam Size and Dimension

mq2
Last updated in August 2020

Video : MIHEP Online Market Briefing 22 June 2021

Last updated in  22 June 2021

Berita

PT KHN Kerja Sama dengan PLN-e

PAPARAN: Pemaparan dan penjelasan tentang PLTA Mentarang Induk PT Kayan Hyropower Nusantara oleh Dr. Yansen TP, M.Si, kepada Presiden RI Joko Widodo beserta para menteri di VIP Room Bandara Malinau. Dari kiri ke kanan, Antony Lesmana (Direktur Utama PT KHN), Dr. Yansen TP, M.Si, (Bupati Malinau 2016-2020), Ir. Joko Widodo (Presiden RI), Juanda Lesmana (Chairman

Selengkapnya

Pemprov Teken Kontrak Kerja Sama PLTA Mentarang Induk dengan PT KHN dan PLNE

TARAKAN – Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Mentarang Induk di Kabupaten Malinau yang selama ini terkendala pandemi Covid-19, kembali berlanjut. Hal ini setelah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) bersama PT Kayan Hydropower Nusantara (KHN) dan PT PLN Enjiniring (PLNE) meneken kontrak kerja sama yang diselenggarakan secara virtual di Kota Tarakan, Senin (12/4/2021). Penandatanganan

Selengkapnya
Scroll to Top